Sem(b)arangan!
“Hi, pye kabare nda? Blaik tenan ik, gondes tenan ga nate ngajak jeng-jeng…” Wah jadi inget temenku Iwan yang asal Semarang. Meski sudah lama menetap di ibukota sejak kecil, bahasa sem(b)arangannya masih medhok. Iseng-iseng cari kamus bahasa Sem(b)arangan dan ketemu ini:
Asem ki, Asem ik umpatan tentang sesuatu yang tidak diharapkan
Atis berarti dingin untuk minuman atau sejuk untuk hawa
Bak-buk artinya Impas, Aku ngilangke motormu, saiki kowe ngrusakake laptopku… wis to … bak-buk to. Artinya Aku ngilangin motormu, kamu ngrusak laptop ku ya udah, impas.
Banger Bau tidak sedap seperti bau amis/ sampah
Blaik suatu ungkapan tentang kekagetan
Blanggem Pohung goreng
Bentengan sejenis permainan kejar-kejaran anak, di daerah lain ada yang bernama jek-jekan
Benthik sejenis permainan anak, di daerah lain ada yang menamakannya Pathil Lele
Brom pit artinya sepeda motor
Congyang sejenis minuman keras khas Semarang
Ceng ceng po sahabat kental
Ciamik sesuatu yang artinya mirip dengan Lheb…
Ciak artinya makan
Ciblek Cilik-cilik betah Melek, istilah untuk kupu-kupu malam ABG
Coa artinya ngomong besar, rasah coa kowe
Coa-Coa menggosip, ngomong membesarkan/ menyebarkan isu atau fitnah.
Datsu sejenis angkutan kota, aslinya merupakan kependekn dari merk kendaraan Daihatsu
Denok mbak, gadis dewasa
Denyom berarti perempuan, atau gadis (lagi…)
2 comments April 27th, 2008









